
Dedi Mulyadi
BANDUNG (wartadigital.id) – Maraknya aksi begal di sejumlah wilayah Jawa Barat (Jabar), terutama di kawasan Bandung Raya, mendorong Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengambil langkah tegas. Selain meminta peningkatan patroli polisi, Dedi juga menyiapkan sayembara berhadiah.
Dedi Mulyadi menyiapkan hadiah Rp 5 juta hingga Rp 50 juta bagi warga yang berhasil menangkap pelaku kejahatan termasuk begal dalam keadaan hidup. Besaran hadiah akan disesuaikan dengan tingkat pengungkapan kasus.
“Saya memberikan sayembara bagi seluruh warga Jabar yang bisa melumpuhkan maling, copet, jambret, begal, rampok kami siapkan hadiah dari 5-50 juta yang mampu melumpuhkan berbagai aksi kejahatan dan menyerahkannya kepada kepolisian dalam keadaan hidup,” ujar Dedi dikutip, Rabu (22/7/2026).
Meningkatnya kasus kriminalitas pada malam hari membuat masyarakat resah. Sejumlah warga dilaporkan menjadi korban pembegalan saat beraktivitas di malam hari, terutama di ruas jalan yang minim penerangan dan pengawasan.
Melalui unggahan di akun Instagramnya, Dedi Mulyadi meminta jajaran Polda Jabar meningkatkan patroli di titik-titik yang dinilai rawan tindak kriminal. Upaya tersebut dilakukan untuk mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan jalanan.
Selain menggandeng Polda Jabar, Pemprov Jabar juga berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya guna memperkuat pengamanan di wilayah perbatasan, khususnya Bekasi dan Depok.
Dedi Mulyadi juga mengajak masyarakat kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) di masing-masing wilayah. Menurutnya, keterlibatan warga dalam menjaga keamanan lingkungan menjadi langkah penting untuk mencegah aksi begal dan menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. ine



