Libatkan Peserta SEGTA 2026, Dua SD di Sumenep Jadi Sasaran Pengmas FTMM UNAIR

Pelaksanaan Pengmas FTMM UNAIR bersama peserta SEGTA 2026 di SDN Marengan Daya I Sumenep, Jumat (31/7/2026) pagi.

SUMENEP (wartadigital.id) – Hari kedua pelaksanaan SEGTA 2026, UNAIR melibatkan 119 peserta melakukan Pengmas secara paralel di Sumenep, Jumat (31/7/2026) pagi. Para peserta terbagi menjadi tiga kelompok, satu kelompok menuju Pulau Gili Iyang. Yang lainnya menuju dua SD yakni SDN Marengan Daya I Sumenep dan SDN Kertasada Kalianget.

Pemilihan dua sekolah ini karena memiliki kesamaan potensi untuk dieksplorasi seperti halnya di Pulau Gili Iyang. Potensi ini sangat relevan dalam mendukung riset dan pengembangan teknologi energi hijau, khususnya dalam pemanfaatan sumber daya alam untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Bacaan Lainnya
Pemberian materi oleh dosen FTMM UNAIR.

Sambutan meriah diberikan dua sekolah yang dikunjungi. Menggunakan seragam Pramuka, pelajar SDN Marengan Daya I mengibarkan bendera merah putih dengan menyanyikan lagu Selamat Datang sebagai bentuk apresiasi kepada rombongan SEGTA 2026 yang datang. Sekolah juga menampilkan seni budaya di antaranya Simfoni Angklung Bambu, Tari Lebah dan lagu- lagu daerah.

Acara ini juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kab Sumenep Moh Iksan SPd MT, Kepala Desa Marengan Daya Untung Sugiono SE, komite dan pengawas sekolah.

Dekan FTMM UNAIR Prof Dr Ir Retna Apsari MSi, IPM, ASEAN Eng mengatakan kegiatan SEGTA merupakan program tahunan yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) UNAIR sejak tahun 2022. Program SEGTA merupakan salah satu kegiatan akademik yang terintegrasi dengan pengabdian masyarakat internasional dengan 1 modul dikembangkan oleh Universiti Malaysia Perlis (UniMap).

Program ini berfokus pada pembelajaran dan eksplorasi sumber daya potensial di Indonesia untuk dapat diterapkan dalam teknologi masa kini, khususnya dalam Sustainable Energy and Green Technology untuk mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya kualitas pendidikan dan climate change.
“Tidak hanya berhenti pada eksplorasi, kegiatan ini juga mencakup hilirisasi hasil-hasil riset yang telah dilakukan Dosen FTMM Universitas Airlangga dan siap diimplementasikan kepada masyarakat. Salah satunya ke SDN Marengan Daya I,” katanya.

Prof Retna juga mengundang, siswa SD, guru Desa Marengan Daya I untuk melanjutkan studi di UNAIR. “Kami tunggu, silakan adik-adik generasi hebat, ibu dan bapak guru melanjutkan studi di UNAIR. Silakan pilih program studi yang sesuai, UNAIR memiliki ratusan program studi. Di FTMM ada lima prodi yang banyak diminati masyarakat, yaitu Teknik Elektro, Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan, Teknik Industri, Teknologi Sains Data, dan Rekayasa Nano Teknologi,” katanya.

Penyerahan cinderamata dari FTMM UNAIR ke Kepala Dinas Pendidikan Kab Sumenep Moh Iksan SPd MT.

Kepala Dinas Pendidikan Kab Sumenep Moh Iksan SPd MT menyambut baik pelaksanaan Pengmas UNAIR ke Sumenep. Salah satunya ke SDN Marengan Daya 1. Dia berharap kehadiran rombongan UNAIR dan peserta SEGTA dari lintas negara bisa memotivasi para siswa agar terpacu mengejar ilmu setinggi-tingginya dan meraih mimpi.

Iksan berharap FTMM UNAIR ke depan juga bisa menjangkau sekolah-sekolah lain di Sumenep sehingga semua siswa mendapatkan kesempatan yang sama dalam berbagi ilmu tentang energi dan teknologi ramah lingkungan. “Ke depan transfer ilmu semacam ini bisa memberi kontribusi mencetak generasi emas dan memberi andil bisa meningkatkan IPM warga Sumenep,” katanya.

Kepsek SD Mangaren Daya I Tri Putri Hahdayani SPd MPd memberikan apresiasi sekolahya menjadi salah satu tujuan Pengmas FTMM UNAIR dan peserta SEGTA. Tahun ini adalah pelaksanaan kedua.

Dia berharap agar kegiatan semacam ini bisa tetap digelar di tahun-tahun mendatang. “Kami ingin siswa kami menjadi manusia yang berilmu, bermanfaat untuk dirinya, negara apapun itu profesinya,” katanya.

Pengmas Pertama di SDN Kertasada

Pemberian materi oleh dosen FTMM UNAIR  ke siswa SDN Kertasada Kalianget.

Bersamaan dengan Pengmas di SDN Marengan Daya I, rombongan UNAIR juga Pengmas di SDN Kertasada. Kepsek SDN Kertasada Permatahati SPd menyambut antusias kedatangan rombongan FTMM UNAIR dan peserta SEGTA 2026.

Antusias siswa SDN Kertasada menjajal mobil listrik usai mendapatkan materi.

Menurutnya tahun ini adalah kegiatan Pengmas pertama dari FTMM UNAIR ke SDN Kertasada.
“Kami gembira anak didik kami bisa belajar bersama soal energi, sel surya dan aplikasinya. Kami berharap FTMM UNAIR dan peserta SEGTA bisa Pengmas lagi ke sini tahun depan,” katanya.

Di SDN Marengan Daya I dan SDN Kertasada, FTMM UNAIR bersama peserta SEGTA 2026 yang terdiri dari mahasiswa dan dosen lintas internasional memberikan pelatihan pembuatan solar kids dan sosialisasi sirkuit elektrik melalui games edukasi.

Foto bersama siswa dan guru SDN Kertasada dengan rombongan FTMM UNAIR dan peserta SEGTA 2026.

Setelah mendapatkan materi, siswa diajak praktik langsung di halaman sekolah, mulai merakit mobil listrik, solar kids, adu balapan mobil listrik, dan perakitan kelistrikan sederhana.

Integrasi peserta SEGTA dan murid kedua SD tersebut dalam satu proyek kelistrikan menjadi daya tarik menarik pada Pengmas internasional tahun ini. nti

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait