Rangkaian HSN 2026, Dispertan Nganjuk Gelar Baksos Kesehatan Hewan Gratis

Baksos di Alun-alun Nganjuk siapkan 300 dosis vaksin rabies gratis, pengobatan, dan konsultasi kesehatan hewan

NGANJUK (wartadigital.id) – Kabar baik bagi masyarakat Nganjuk yang memiliki hewan kesayangan. Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk menggelar Bakti Sosial (Baksos) Pelayanan Kesehatan Hewan Kesayangan secara gratis di kawasan CFD Alun-Alun Kabupaten Nganjuk, Minggu (4/10/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Hari Santri Nasional (HSN) 2026, sekaligus momentum World Rabies Day 2026 yang mengusung semangat Stronger Together. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan berupa vaksinasi rabies gratis, pengobatan, hingga konsultasi kesehatan hewan.

Bacaan Lainnya

Antusiasme masyarakat untuk mengikuti kegiatan tersebut terbilang tinggi. Hingga Kamis (1/10/2026) pukul 18.00 WIB, tercatat 137 orang telah mendaftarkan 256 ekor hewan kesayangannya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, Ida Sohibatin, mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memastikan kesehatan hewan kesayangannya.

“Monggo bapak-ibu yang memiliki hewan kesayangan dan membutuhkan pelayanan kesehatan hewan, Dokter Hewan Nganjuk siap melayani. Untuk kelancaran pelayanan, kami mohon masyarakat terlebih dahulu melakukan pendaftaran melalui link yang telah disediakan,” ujar Ida.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan hewan sekaligus pencegahan penyakit rabies.

Sebanyak 300 dosis vaksin rabies gratis disiapkan dalam kegiatan ini. Selain vaksinasi, masyarakat juga dapat memperoleh layanan pengobatan hewan kesayangan dan konsultasi kesehatan hewan. Suasana kegiatan juga akan diramaikan dengan aksi sosial berupa sedekah telur dan sedekah susu.

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, drh. Ery Cahyono, mengatakan jumlah pendaftar menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap kesehatan hewan peliharaan.

“Berdasarkan data pendaftaran per 1 Oktober 2026 pukul 18.00 WIB, tercatat 137 orang dengan total 256 ekor hewan. Terdiri dari 252 ekor kucing dan 4 ekor anjing. Untuk monyet, sampai saat ini belum ada yang terdaftar,” jelas Ery.

Pelayanan berlangsung di CFD Alun-Alun Kabupaten Nganjuk, Pilar 20, mulai pukul 06.00 hingga 09.30 WIB. Peserta yang telah mendaftar diharapkan melakukan daftar ulang di lokasi paling lambat pukul 08.30 WIB agar pelayanan dapat berjalan tertib dan lancar.

Khusus bagi masyarakat yang ingin mengikuti vaksinasi rabies, terdapat sejumlah persyaratan yang perlu diperhatikan. Hewan harus dalam kondisi sehat dan aktif, berusia minimal 4 bulan, serta tidak sedang bunting.

Jenis hewan yang dapat memperoleh vaksinasi dalam kegiatan ini meliputi anjing, kucing, musang, dan monyet. Demi keamanan selama proses pelayanan, pemilik juga diwajibkan membawa hewan menggunakan tas, kandang, atau pet cargo.

Menambah semarak kegiatan, panitia juga menyiapkan suvenir gratis bagi peserta setelah hewan kesayangannya mendapatkan vaksinasi.

Ery berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut dengan sebaik-baiknya.

“Kami berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan hewan kesayangan sekaligus meningkatkan kesadaran bersama pentingnya pencegahan rabies,” kata dia.

Melalui kegiatan ini, Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk berharap kepedulian terhadap kesehatan hewan semakin tumbuh di tengah masyarakat. Sebab, menjaga kesehatan hewan kesayangan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman bagi pemilik maupun hewan kesayangan. juk

Pos terkait