Gubernur Khofifah Apresiasi Paskibraka Jatim dan Pendukung Upacara HUT ke-81 RI

Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan piagam penghargaan kepada pendukung acara.

SURABAYA (wartadigital.id) — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi mendalam sekaligus rasa bangga kepada petugas upacara yang terdiri dari 76 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Jawa Timur Tahun 2026, 4 orang komandan dan cadangan komandan upacara, 4 orang komandan pasukan pengawal, dan 8 pasukan pengawal.

Apresiasi tersebut diberikan atas keberhasilan mereka menunaikan tugas negara mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih dengan sempurna pada Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (17/8/2026).

Bacaan Lainnya

Momen hangat itu terekam saat Gubernur Khofifah memimpin Malam Apresiasi dan Pembubaran Desa Bahagia Paskibraka Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 di Gedung Negara Grahadi pada Senin malam. Dalam suasana penuh keakraban, Khofifah memuji ketangguhan, kedisiplinan, serta kekompakan yang ditunjukkan para pemuda terbaik dari berbagai kabupaten/kota se-Jawa Timur tersebut.

“Anda semua melaksanakan tugas sangat baik sehingga pergerakan setelah selesai menaikkan dan menurunkan bendera seluruh peserta upacara memberi aplause. Malam hari ini, giliran kita semua yang memberikan applause dan penghargaan kepada kalian,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (18/8/2026).

Khofifah menegaskan bahwa prosesi pengibaran dan penurunan bendera merupakan ruh dari peringatan detik-detik Proklamasi. Penampilan mulus tanpa cela yang ditunjukkan Paskibraka Jatim pada pagi dan sore hari berhasil mengundang apresiasi dari ribuan tamu undangan dan masyarakat yang hadir. Menurutnya, aksi presisi tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan simbol pemantik semangat heroisme dan rasa cinta Tanah Air melalui simbol Bendera Merah Putih.

“Ruh dari peringatan detik-detik Proklamasi maupun penurunan bendera salah satunya terlihat dari kekuatan kekompakan dan soliditas tim Paskibraka. Pengibaran Sang Merah Putih memberikan penguatan terhadap napas heroisme dan nasionalisme kita,” tuturnya.

Khofifah pun meminta para anggota Paskibraka tidak berhenti menjadikan pengalaman tersebut sebagai kebanggaan karena pernah mengemban tugas negara. Nilai-nilai yang diperoleh selama menjalani pembinaan harus dibawa ke lingkungan keluarga, sekolah, perguruan tinggi, tempat kerja, maupun masyarakat. “Rasa cinta Tanah Air yang kalian tunjukkan ketika mengibarkan Sang Merah Putih, terus hidupkan melalui karya, prestasi, kepedulian dan tindakan nyata,” tuturnya.

Khofifah berharap pengalaman menjadi Paskibraka dapat menjadi salah satu fondasi penting bagi para anggota untuk tumbuh menjadi generasi muda yang tangguh, berkarakter, berintegritas, dan memiliki semangat pengabdian.

Khofifah juga mengingatkan bahwa berakhirnya masa penugasan dalam rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI bukan berarti berakhirnya perjalanan mereka sebagai Paskibraka. Pengalaman dan nilai-nilai yang diperoleh selama pembinaan diharapkan terus dijaga dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Bahkan, para anggota Paskibraka Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 masih memiliki tanggung jawab untuk kembali menjalankan tugas pada Peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2027.

Selain memberikan apresiasi kepada 76 anggota Paskibraka, Khofifah juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan rangkaian Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Gedung Negara Grahadi.

Apresiasi tersebut diberikan kepada para pelatih, mentor, pamong, jajaran Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jawa Timur, Kogartap III/Surabaya, serta seluruh unsur pendukung. Apresiasi juga diberikan kepada tim  marching band, kesenian dan paduan suara yang turut memperkuat suasana peringatan kemerdekaan.

Menurut Khofifah, keberhasilan seluruh rangkaian upacara merupakan buah dari sinergi dan kerja bersama berbagai pihak yang telah mempersiapkan setiap tahapan dengan penuh dedikasi. “Sinergi diantara semua menurut saya memberikan hasil yang sangat baik saat memperingati HUT kemerdekaan RI ke 81 tanggal 17 Agustus 2026,” katanya.

Sementara itu, perwakilan Paskibraka asal Bojonegoro, Wiraditya Damar Satria, mengungkapkan bahwa seluruh proses pembinaan dan pelatihan yang dijalani menjadi pengalaman berharga untuk memahami arti persatuan, kesatuan, kedisiplinan, dan kerjasama. “Terima kasih sudah membantu dan membimbing kami. Kami mohon doa semoga paskibra menjadi penerus bangsa yang lebih maju,” ungkapnya.

Setelah pembubaran anggota paskibraka, Khofifah menyerahkan piagam penghargaan kepada pengisi acara, anggota paskibraka, Kaskogartap III/Surabaya selaku Penanggungjawab Pelatih Paskibraka Provinsi Jatim, Kepala Bakesbangpol Provinsi Jatim selaku Pembina Paskibraka Provinsi Jatim serta para pelatih Pamong Paskibraka Provinsi Jawa Timur.

Sebagai informasi, keberhasilan 76 paskibra menjalankan tugas  bukanlah akhir dari perjalanan sebagai Paskibraka. Setelah menunaikan tugas peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, mereka memiliki amanah untuk kembali bertugas pada Peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2027. pri

Pos terkait