I.League Cup 2026/2027: Persebaya Tersungkur di Laga Perdana Grup G

Ramadhan Sananta ketika beraksi menghadapi Kendal Tornado FC di I.League Cup. (foto Persebaya)

SOLO (wartadigital.id) – Tim
Persebaya Surabaya harus mengawali perjalanan di Grup G I.League Cup 2026/2027 dengan hasil mengecewakan. Sempat membalikkan keadaan dan unggul 2-1, Green Force akhirnya takluk 2-3 dari Kendal Tornado FC dalam pertandingan di Stadion Sriwedari, Selasa (3/11/2026).

Dua gol tuan rumah pada sepuluh menit terakhir membuat Persebaya gagal membawa pulang hasil positif.

Bacaan Lainnya

Green Force beberapa kali mengancam pertahanan lawan, tetapi belum mampu mengonversi peluang menjadi gol. Kedua tim pun menutup babak pertama dengan skor imbang 0-0.

Persebaya mencoba mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Peluang pertama datang melalui tendangan bebas Dicky Kurniawan. Namun, bola masih mampu diamankan penjaga gawang Kendal Tornado FC.

Tim tuan rumah juga sempat memberikan ancaman. Pada menit ke-7, Ernando Ari tampil tenang untuk mengamankan bola dari serangan pemain Kendal. Penjaga gawang Persebaya itu kembali menunjukkan ketangguhannya tujuh menit berselang.

Sementara itu, Green Force terus berupaya mencari celah di pertahanan lawan. Pada menit ke-14, Dicky melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Sayangnya, bola masih melambung di atas mistar gawang Kendal.

Ernando kembali menjadi perhatian pada menit ke-18. Ia melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan peluang emas pemain Kendal Tornado FC. Aksi tersebut membuat gawang Persebaya tetap aman dari kebobolan.

Persebaya kemudian berusaha membalas lewat serangan yang dibangun dari lini tengah. Pada menit ke-24, Sananta mendapatkan kesempatan di dalam kotak penalti Kendal. Namun, upayanya belum menemui sasaran.

Dicky kembali menguji penjaga gawang lawan pada menit ke-27 melalui tendangan keras. Kali ini, bola masih bisa diamankan. Semenit berselang, Sananta mencoba melepaskan tendangan placing dari luar kotak penalti, tetapi belum berhasil mengarah ke gawang.

Malik Risaldi ketika berduel dengan pemain Kendal Tornado FC (foto Persebaya)

Menjelang akhir babak pertama, Persebaya kembali mendapatkan peluang melalui situasi bola mati. Risto Mitrevski mengambil tendangan bebas pada menit ke-35. Sepakannya meluncur tipis di atas mistar gawang Kendal Tornado FC.

Wasit memberikan tambahan waktu tiga menit. Persebaya masih berusaha meningkatkan tekanan untuk mendapatkan gol pembuka, tetapi pertahanan Kendal mampu bertahan hingga peluit turun minum dibunyikan.

Skor 0-0 pun menutup babak pertama. Persebaya masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki penyelesaian akhir dan kembali memburu gol pada paruh kedua pertandingan.

Persebaya langsung berusaha meningkatkan daya serang selepas turun minum. Pelatih Bernardo Tavares melakukan tiga pergantian sekaligus dengan memasukkan Francisco Rivera, Miguel Pereira, dan Toni Firmansyah. Ketiganya menggantikan Dicky Kurniawan, Sadida, dan Alan.

Perubahan tersebut langsung menghadirkan ancaman. Toni mendapatkan peluang melalui sepakan jarak dekat pada menit ke-45. Namun, upayanya masih mampu dihalau penjaga gawang Kendal Tornado FC.

Peluang emas berikutnya hadir melalui Sananta. Mendapatkan kesempatan dalam situasi satu lawan satu dengan kiper, penyerang Persebaya itu belum berhasil mengarahkan bola ke gawang. Kesempatan tersebut terbuang meski ruang untuk mencetak gol terbuka.

Kendal Tornado FC justru berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-50. Gol tuan rumah membuat Persebaya tertinggal 0-1 dan harus bekerja lebih keras untuk mengejar ketertinggalan.

Persebaya kemudian melakukan pergantian pemain pada menit ke-58 dengan memasukkan Catur Pamungkas untuk menggantikan Koko. Green Force terus berusaha membangun serangan demi mendapatkan gol penyeimbang.

Upaya itu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-65. Rivera mengirimkan umpan matang yang disambut Sananta melalui sundulan terarah. Bola meluncur ke gawang Kendal Tornado FC dan mengubah kedudukan menjadi 1-1.

Gol tersebut menambah kepercayaan diri Persebaya. Pada menit ke-71, umpan silang Malik Risaldi menciptakan kemelut di area pertahanan Kendal. Sayangnya, peluang itu belum mampu dimaksimalkan menjadi gol.

Persebaya tidak berhenti menekan. Lima menit berselang, kerja sama Rivera dan Toni Firmansyah kembali menghasilkan gol. Menerima umpan dari Rivera, Toni melepaskan sepakan datar yang berhasil menaklukkan penjaga gawang Kendal. Persebaya pun berbalik unggul 2-1 pada menit ke-76.

Keunggulan tersebut sempat membuka harapan Green Force untuk mengawali turnamen dengan kemenangan. Namun, Kendal Tornado FC mampu memberikan respons cepat.

Pada menit ke-81, tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Situasi semakin sulit bagi Persebaya setelah Kendal kembali mencetak gol pada menit ke-85. Skor berubah menjadi 3-2 untuk keunggulan tuan rumah.

Persebaya berusaha mengejar ketertinggalan pada sisa waktu pertandingan. Wasit memberikan tambahan waktu tujuh menit, tetapi upaya Green Force belum mampu menghasilkan gol penyeimbang.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-2 tetap bertahan untuk kemenangan Kendal Tornado FC. Persebaya pun harus mengawali Grup G I.League Cup 2026/2027 dengan kekalahan. sba

Pos terkait