wartadigital.id
Sport

Manajer Persekabpas Berharap Mampu Menang Lawan PSGC

Selebrasi pemain Persekabpas usai mencetak gol ke gawang NZR Sumbersari

BOGOR (wartadigital.id) – Kemenangan yang diraih Persekabpas Kabupaten Pasuruan di laga sebelumnya menjadi bekal menghadapi PSGC Ciamis, Sabtu (25/5/2024).

Manajer Persekabpas Andriyanto mengatakan, kemenangan itu tidak boleh cepat berpuas diri. “Sebab masih ada pertandingan penentuan yang harus dilakoni saat melawan PSGC Ciamis, Sabtu (25/5/2024) besok,” kata Andriyanto yang juga Pj Bupati Pasuruan.

Menurut Andriyanto, pertandingan itu menentukan lolos tidaknya Persekabpas ke babak 8 besar Liga 3 Nasional tahun 2024. Dalam artian, para pemain Persekabpas harus dapat memenangkan pertandingan, berapapun skornya.

Sebelumnya Persekabpas kalah 0-1 dari Persiku Kudus, namun saat lawan NZR Sumbersari sukses menggebuk dari Malang itu dengan skor 1-0, dalam pertandingan babak 16 besar Grup B di Stadion Mini Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (23/5/2024) sore.

Gol diciptakan oleh striker Persekabpas, Richo Hardiansyah melalui tendangan penalti di menit ke-24. Penalti dilakukan setelah sebelumnya salah seorang pemain NZR Sumbersari melakukan pelanggaran pada Richo di kotak penalti.

Manajer Persekabpas, Andriyanto yang datang ke Stadion Mini Cibinong menegaskan, jalannya pertandingan sarat emosional. Terlebih Persekabpas sudah beberapa kali bertemu NZR Sumbersari, sehingga keduanya seperti telah mengenali pola permainan masing-masing.

“Alhamdulillah kali ini menang meski sarat emosional. Karena mungkin antara Persekabpas dengan NZR Sumbersari sudah beberapa kali berhadapan, jadi mengenal pola permainannya masing-masing,” kata Andriyanto.

Selama laga berlangsung, Andriyanto tak beranjak sedikitpun dari kursi penonton. Ia mengaku tegang sepanjang pertandingan, apalagi ketika melihat Richo Hardiansyah diganjar kartu merah.

“Mungkin protesnya berlebihan, jadi Richo kena kartu merah. Tambah tegang tapi terus berdoa semoga permainan para Persekabpas tetap konsisten seperti tadi,” ungkapnya.

Secara keseluruhan, strategi pelatih Subangkit betul-betul diterapkan oleh para pemain Persekabpas. Andriyanto pun tak lupa untuk memotivasi para pemain agar tak menjadikan pertandingan ini sebagai beban. Sebaliknya, harus tampil all out dan lepas.

“Tadi saya berpesan main all out dan lepas saja. Jangan ada beban, dan terbukti dilakukan oleh teman-teman Persekabpas. Saya melihat semangatnya bagus dan terus terbangun,” katanya. sur

Related posts

Liga Voli Korea: Tanpa Lee So Young, Red Sparks Punya Trio Maut Baru Sua Pink Spiders

redaksiWD

LaNyalla Sebut Tim Piala Thomas Bikin Indonesia Bangga

redaksiWD

Jalankan Perintah Presiden, Mahfud MD Pimpin Rakor Khusus Penanganan Tragedi Kanjuruhan Hari Ini

redaksiWD