
JOMBANG (wartadigital.id) – Pada Bulan Ramadan 1445 H ini, Pj Bupati Jombang Sugiat SSos, MPsi.T bertemu Paguyuban Pengusaha Tahu yang diselenggarakan di Masjid Al Muhsinin, Desa Mayangan, Kecamatan Jogoroto, Jumat (29/3/2024) sore.
Pj Bupati menyerahkan Santunan Anak Yatim dan Dhuafa sekaligus menyerahkan Perizinan Industri Tahu yakni Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL), Sertifikat Halal MUI, Sertifikat Penjamah Makanan .
Pj Bupati Jombang hadir bersama Pj Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang Yayuk Sugiat, Forkopimda Kabupaten Jombang, staf ahli, beserta Kepala OPD terkait lingkup Pemkab Jombang.
Hadir pula Kepala Kantor Kemenag Jombang, Camat Jogoroto, Forkopimcam setempat dan Kepala Desa se- Kecamatan Jogoroto, Direktur Perusda Kabupaten Jombang, dan Paguyuban Pengusaha Tahu di sentra industri tahu Kecamatan Jogoroto, serta warga Desa Mayangan.
Selain menyerahkan santunan, secara simbolis Pj Bupati Jombang Sugiat juga menyerahkan beberapa perizinan yang telah diterbitkan diantaranya: Sertifikat NIB sejumlah 48, fasilitasi dari DPMPTSP. Dokumen SPPL dan arahan standar penyimpanan LB3 sejumlah 40, fasilitasi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang.
Kemudian sertifikat halal sejumlah 45, fasilitasi dari Kantor Kemenag Kabupaten Jombang. Sertifikat penjamah makanan sejumlah 29, fasilitasi dari Dinas Kesehatan. Surat keterangan dari Perumdam sejumlah 40 yang terkait dengan proses Surat Izin Pengusahaan Air Tanah (SIPA), fasilitasi dari Perumdam. Surat keterangan dari BBWS sejumlah 40 yang sudah terbit 19, difasilitasi oleh BBWS Brantas.
“Hari ini merupakan kunjungan saya yang kedua, setelah kunjungan beberapa waktu lalu. Saat itu ada problem dan keluhan tentang limbah dari industri tahu. Untuk mengatasi hal tersebut, perangkat daerah terkait telah melakukan upaya menyelesaikan persoalan. Penanganan jangka pendek dan jangka panjang yang bersifat komprehensif disusun dan dijalankan,” tutur Pj Bupati Jombang Sugiat.
“Saya mengapresiasi teman-teman pengusaha tahu di sini yang telah memiliki kesadaran untuk semakin meningkatkan kinerjanya dan juga mematuhi aturan-aturan yang ada termasuk dengan perizinan,” tutur dia.
Pj Bupati Jombang Sugiat sangat mendukung cita-cita dan upaya Paguyuban Pengusaha Tahu dalam mewujudkan Sentra Industri Tahu Jogoroto yang memiliki tagline Bersinar yakni bersih, higienis, enak dan tenar.
Pj Bupati Jombang juga menyampaikan, tahu Jombang memiliki potensi sebagai produk unggulan daerah dan dapat dikembangkan untuk menjadi oleh-oleh khas Jombang. Namun perlu adanya peningkatan kreativitas agar dapat bersaing dengan produk olahan tahu dari daerah lain. Peluang tersebut terbuka lebar, karena Jombang juga banyak dikunjungi wisatawan untuk wisata religi dan wisata ke Wonosalam.
Perlu diketahui, industri tahu di Kecamatan Jogoroto ini ada di tiga desa yaitu Desa Mayangan, Desa Ngumpul, dan Sumbermulyo. Yang tergabung di Paguyuban sekitar 86 pengusaha. Kegiatan ini telah mampu menyerap sekitar 1.000 tenaga kerja langsung di industri. Sedangkan pemasaran dari hasil industri tahu ini telah menyebar di berbagai kota seperti Surabaya, Madura, Tuban, dan lain-lain. oba, kim





