wartadigital.id
Headline Nasional

Tepis Isu Sakit dan Koma, Megawati Muncul Virtual di Acara PDIP

Istimewa
Megawati hadir untuk membuka kegiatan Sekolah Partai, training of trainer (TOT) sebagai pendidikan untuk Kader Madya PDI Perjuangan, Jumat (10/9/2021).

 

JAKARTA (wartadigital.id)  – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri muncul di ruang publik setelah sebelumnya dikabarkan sakit. Kehadiran Megawati untuk membuka kegiatan Sekolah Partai, training of trainer (TOT) sebagai pendidikan untuk Kader Madya PDI Perjuangan, Jumat (10/9/2021). Kehadiran Megawati seolah menepis  isu yang mengatakan dia terbaring sakit dan koma di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta.

Acara yang digelar virtual itu, Megawati hadir terpisah dengan peserta dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang berada di Kantor DPP PDIP Menteng Jakarta Pusat.

Puteri Proklamator Ir Soekarno ini hadir dengan busana kemeja merah, yang menjadi warna khas partai berlambang banteng moncong putih.

Megawati hadir dengan senyum cerah dan enerjik seperti apa yang dikatakan Hasto saat menjelaskan kondisi Presiden kelima RI itu, saat dikabarkan tengah dirawat intensif di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP). “Dari kemarin Indonesia heboh, ada yang meneriakkan Ibu Mega sakit,” ujar Hasto menyambut Megawati yang hadir dari kediamannya. “Kita bisa melihat Ibu Megawati dalam keadaan sehat walafiat, tersenyum cantik,” demikian Hasto.

Sebelumnya santer kabar yang menyebutkan bahwa Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dirawat di ICU salah satu rumah sakit karena sakit.

Bahkan konsultan media dan politik, Hersubeno Arief mengatakan kondisi Megawati disebut-sebut sudah koma. “Kondisinya sangat mengkhawatirkan, bahkan disebut-sebut sudah koma,” ujar Hersubeno dalam tayangan di kanal YouTube Hersubeno Point,  Kamis (9/9/2021).

Hersubeno mengaku mendapatkan pesan melalui WhatsApp dari seorang dokter. Menurut dokter tersebut, kabar bahwa Megawati sakit adalah valid. “Seorang teman dokter mengirim pesan WA ke saya. Bunyinya gini: ‘Megawati koma. Titik. ICU RSPP. Valid 1.000 persen.’ Nah kalau ada seorang teman dokter yang mengirim berita semacam ini, saya jadi rada-rada yakin, walaupun tetap saja saya sebagai media harus melakukan verifikasi,” ujar Hersubeno. set, rmo

Related posts

Cegah Penyebaran Covid-19, Anggota Polres Sampang dan Pengunjung Wajib Scan Barcode Peduli Lindungi di Pintu Masuk

redaksiWD

Epidemiolog UNAIR Minta Pemerintah Tinjau Ulang Sekolah Tatap Muka

redaksiWD

Positivity Rate Jatim di Bawah 5% Sesuai Standar WHO, Sisakan 4 Daerah Level 4

redaksiWD